Flu Burung
Indonesia harus mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya penularan flu burung(Avian Influenza/AI) fase 5. Pada fase 5, penularan virus terjadi dari manusia ke manusia. Saat ini Indonesia sudah sampai fase 3.
Terbukti melalui tes laboratorium bahwa telah terjadi empat kasus flu unggas di Indonesia. Keempat pasien itu berakhir dengan kematian. Sampai 10 September 2005, kematian manusia karena flu burung di Asia mencapai 63 orang(43 di Vietnam, 12 di Thailand, 4 di Indonesia, dan 4 di Kamboja).
Flu burung disebabkan oleh virus influenza tipe A. Virus influenza termasuk famili Orthomyxoviridae. Virus ini dapat berubah-ubah bentuk(antigenic drift dan antigenic shift), dan dapat menyebabkan epidemik dan pandemik. Satu-satunya obat antivirus yang bekerja menghalangi neuraminidase - yang tersedia di pasar saat ini adalah oseltamivir phosphate.
FASE PENULARAN FLU BURUNG
Fase I
Virus H5N1 menjangkiti hewan(kebanyakan unggas dan babi)
Fase II
Virus menular dari hewan ke hewan lainnya. Paling sering antar hewan sejenis.
Fase III
Virus mulai berpindah dari hewan ke manusia.
Ada kemungkinan virus dari hewan berkombinasi dengan virus influenza dari manusia, menghasilkan strain virus yang baru.
Fase IV
Virus menular dari manusia ke manusia, tetapi masih di lingkungan keluarga terdekat.
Fase V
Fase paling berbahaya. Virus strain baru menular dari manusia ke manusia, mengakibatkan pandemik(wabah global), seperti halnya SARS.
Semoga Bermanfaat,
(Tetap) Cheers,
- admia is my fabulous nick -
saat ini minimal sudah fase 5!
tidak menunjukkan gejala bukan berarti tidak terjangkit.. musnahkan unggas di peternakan di jakarta+tanggerang, jaga transpor unggas dan pantau terus keluarga korban
Comment by biophilia — September 20, 2005 @ 4:36 am