Just a Little Bee

February 16, 2009

Tetap Ikhtiar - Tes ASA(Anti Sperm Antibody)

Filed under: Kesehatan, Wanita, Katarsis

conceptionSetelah ikhtiar(secara medis) terakhir di tahun 2008 belum diberi hasil yang diharapkan, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk “istirahat” dulu, tidak pergi ke dokter. Tapi berdoa dan usaha mah teuteup…kata orang-orang, dan pengalaman teman juga, katanya pada saat kita pasrah, justru malah dikasih hamil.

Tapi ternyata, tunggu punya tunggu…sampai akhir 2008…si kecil belum mau nongol juga…! Sepertinya istirahat, sudah cukup, saatnya untuk kembali berjuang…eng…ing…eng…

Langkah awal, telpon dokter Taufik, tanya apakah perlu tes “alergi sperma”, dan dokter pun sangat menganjurkan dengan merujuk kami ke RS. YPK…(sepertinya dr.Taufik juga sudah cukup bingung, karena secara ukuran “si endomet” ini seharusnya tidak mengganggu, hormon cukup normal, sperm juga tidak ada masalah, sel telur apalagi cukup matang).

Tanggal 10 Januari 2009, ke Lab Andrologi, tes analisis sperma dan immunoandrologis.Tindakannya berupa pengambilan sampel sperma suami, dan darah istri, kemudian dilakukan analisis jumlah dan kualitas sperma, lama hidup sperma di dalam darah istri, daya penggumpalan darah istri terhadap sperma, serta kadar alergi dan imunitas istri.

Tanggal 16 Januari, saya dan suami ambil hasil lab dan langsung konsultasi ke dokter Indra. Sambil nunggu giliran, kami iseng2 baca hasil labnya…dan menduga2 kira2 maksudnya apa…belom2 saya udah stres duluan, setiap melihat nilai yg melebihi normal atau nilai yg positif, sampai akhirnya stres itu berganti dengan perasaan lega dan ceria…setelah ketemu dokter dan keluar dari pintu ruangannya. Dokter Indra emang oke, orangnya asik, ngomongnya ceplas-ceplos…bikin pasien ga tegang…masalah jadi bukan masalah, cieee…

Berhubung yang kami datangi dokter andrologi(dokter spesialis reproduksi laki-laki), jadi dialog lebih banyak antara dokter dan suami saja, saya cuma menyimak dan ikut ketawa aja…

dokter: “Anda sudah berapa lama kawin?”
**hahaha…kami langsung ketawa…dokter, please deh…**
suami: “2 tahun 4 bulan,dok…”
dokter: “hmm…lama juga ya…dengan siapa?”
suami: “haha…ya dengan istri saya ini dong…” **suami saya nyengir, sambil nunjuk saya…**
dokter:”oo…kirain…” **masang tampang gokil, sambil bolak-balik lihat hasil lab** “kayanya anda bakat alergi yaa…ini indeks IgE-nya 185, normalnya kurang dari 100…” **dokter cuma melirik sekilas ke saya, kayanya emang ga minta jawaban dari saya…trus kembali menghadap suami saya lagi…** “istri anda alergi apa?”
suami:”hmm…kayanya dia kalo pake perhiasan yang bukan emas, kulitnya langsung gatal2…”
dokter:”trus apalagi??kalo liat uang dia langsung gatel2 juga ga?”
**aduh dokter, plizz deeh…tau aja, emang sih kalo liat uang, langsung gatel pengen belanja…**
setelah diam beberapa saat…

dokter:”sperma anda sih bagus, jumlahnya dan kualitasnya juga, kalau antibodinya ga setinggi ini, harusnya udah bisa hamil, untuk nilai 4096 belum pernah tercatat ada kehamilan, sebagus apapun spermanya…”
**kami berdua diam, saya tiba2 sesak…hiks…**

suami: “terus solusinya apa, dok?”
dokter: “ada, solusi yg menyenangkan semua pihak, dan solusi yang menyenangkan sebagian pihak. Kalau anda tega malah lebih gampang lagi…pas lagi hujan, suruh istri hujan2an jangan pake jaket, jangan pake payung, trus suruh dia kerja sampe kecapean, bikin dia sakit…kalau sakit, semua antibodi turun, termasuk antisperma…”
suami:”Ga tega,dok. Apa ada solusi lain??”
dokter:”yang menyenangkan semua pihak ya…anda senang, istri anda juga senang…!Darah putih anda disuntikkan ke istri, kalau nilainya segini, minimal 3 kali suntik!”
suami:”tadi dokter bilang, ada solusi yang tidak menyenangkan sebagian pihak, apa itu, dok?”
dokter:”hahaha…. ada yg bikin anda senang, tapi istri anda pasti tidak senang, tapi ada jg yg dia senang, tapi anda tidak senang…”

**apakah itu???ada deeecchh….!!dialognya cukup segini ajah….**

Di akhir konsultasi, dokter menganjurkan solusi-solusi berikut:
* Tes alergi makanan/ FRT(Food Response Test) –> menentukan respon tubuh terhadap jenis-jenis makanan tertentu, ada 21 sampel makanan
* Tes alergi non makanan/NFRT(Non Food Response Test) –> menentukan respon tubuh terhadap bahan-bahan tertentu(bukan makanan), seperti misalnya: debu, bulu ayam, bulu kucing, tungau, kecoa, dsb. Ada 13 sampel
* Pre-PLI –> untuk mengetahui kualitas darah suami, apakah berbahaya atau tidak jika disuntikkan ke dalam tubuh istri.
* PLI(Paternal Leucocyte Immunization) –> menekan antibodi antisperma dengan cara menyuntikkan darah putih suami ke dalam tubuh istri. Cara ini hanya menekan antibodi antisperma saja, antibodi lainnya tetap tinggi. Untuk kasus antibodi saya, dr. Indra menganjurkan untuk PLI minimum 3 kali, setiap 3-4 minggu sekali.
* Mencegah masuknya sperma ke dalam tubuh istri, selama 3 - 12 bulan, hal ini untuk membuat tubuh istri “lupa” terhadap sperma, sehingga tidak terbentuk antibodi antisperma. Bisa dilakukan dengan cara berhubungan menggunakan kondom atau sperma dikeluarkan di luar tubuh istri.
* Menghindari pantangan makanan/bukan makanan yang bisa meningkatkan antibodi(bisa diketahui setelah melakukan FRT/NFRT)

Di RS. YPK, tes ini membutuhkan biaya sebesar Rp. 1.055.000. Ntahlah di RS lain, dan hasilnya bisa diketahui setelah 5 hari kerja.

Beberapa Lab Andrologi di Jakarta:
RS. YPK
Jl. Gereja Theresia No. 22 Jakarta Pusat 10350.
Telpon, : (021) 3909725 Fax: (021) 3909806.
website: www.rsbypk.com

Klinik Sam Marie
Jl. Wijaya I No. 45 Kebayoran Baru, Jakarta-Selatan 12170,
Telp. (62-21) 721-1305, 721-1306 Fax. (62-21) 720-5396

Jl. Basuki Rahmat Pondok Bambu No. 31 Jakarta Timur 13430,
Phone (021) 866 13145, 866 13146 Fax (021) 866 13147
website: http://www.sammarie.com/

Next Step –> Go to Klinik Sayyidah……..

14 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://littlebee.blogsome.com/2009/02/16/tetap-ikhtiar-asaanti-sperm-antibody/trackback/

  1. Salam kenal buat km….kita punya problem yg sama ( sama2 lg menanti buah hati ) kalo sy menikah 1 th 1 bulan, tetap semangat & berdoa, yakin lah Tuhan tidak menutup telinga terhadap doa2 kita AMIN

    Comment by Gracia — April 15, 2009 @ 8:34 am

  2. Hai… Salam kenal yah…
    perkenalkan saya siti, saya juga mengalami hal yang sama seperti kamu.Anti body terhadap sperma saya juga 4096 dan saya juga sekarang lagi terapi PLI dengan Prof. dr. Indra di RS Budhi Jaya, Saharjo.
    Tetap berjuang yah, semoga apa yang kita harapkan berhasil… Ammminnn
    Kalo boleh, bisa gak saya minta alamat YM nya, biar kita bisa sharing gitu loh.. Tolong add saya yah di ngose_ngose@yahoo.com

    Terima kasih.
    siti

    Comment by siti nuraini — April 15, 2009 @ 10:14 am

  3. salam kenal
    saya boleh tanya?
    21 sampel makanan FRT itu apa saja, dan bagaimana tesnya?setelah kita makan lalu kita harus tes gitu ya?
    13 sampel NFRT apa saja dan bagaimana mengetesnya?
    saya sedang mencoba PLI dan sabtu ini akan PLI yang ke 3
    Terima kasih sebelumnya

    Comment by rina — April 23, 2009 @ 8:23 am

  4. salam kenal
    saya boleh tanya?
    21 sampel makanan FRT itu apa saja, dan bagaimana tesnya?setelah kita makan lalu kita harus tes gitu ya?
    13 sampel NFRT apa saja dan bagaimana mengetesnya?
    saya sedang mencoba PLI dan sabtu ini akan PLI yang ke 3
    Terima kasih sebelumnya

    Comment by rina — April 23, 2009 @ 8:28 am

  5. salam kenal,……
    Saya resti,punya masalah yang sama.Anda beruntung baru 2,5 thn menikah sudah ketauan masalahnya. Saya harus nunggu 12 thn.Entah sudah brp obgyn yang saya datengin,baru sekarang (Juli 2009) ketauan kalo ASA sy tinggi banget… positif 8192….Gileeeeeee…….
    Saya lagi ditangani dr.Indra Mansur Androlog di RS.Budhijaya (dokter yang sama???)
    Mudah2an usaha kita berhasil yaaaa

    Comment by resti — July 18, 2009 @ 9:05 am

  6. salam kenal untuk mba resti
    saya nining punya masalah yang sama jg nich, mba sudah PLI brp kali?saya sudah mau PLI yang ke-7 mba.ASA sy tinggi banget dari 32768 ke 2048 sekarang masih 1024 dan harus PLI 3x lagi.Sy jg lagi ditangani dr. indra Mansur di RS. Budhijaya.Mudah-mudahan usaha kita jg berhasil ya mba.

    Comment by nining — July 20, 2009 @ 2:38 am

  7. Lam kenal mba nining, wah ngeri juga yach sampai setinggi itu ASA nya.Sy baru mau pre PLI,rencana kamis 23 juli.Dr.Indra planning utk 3x PLI.
    Antibodi kita terlalu bagus,makanya jarang sakit.Lha wong kuman yg masuk langsung dihajar sama antibodi kt. Mungkin ga ya karena saya terlalu banyak mengkonsumsi suplemen (semua suplemen dari berbagai MLM sudah saya coba–> namanya juga usaha) .Tapi sekarang semua suplemen itu sdh sy stop.
    Mba ning selama PLI tetep kunjungan ke obgyn ga?….
    Jangan pernah putus asa mba.Maju terus.Yakin usaha kt kan berhasil Amin………….

    Comment by resti — July 21, 2009 @ 11:08 am

  8. Tgl 23juli kemarin dr. indranya keluar kota khan mba..iya mba aq jg jarang sakit.Selama PLI aq tdk konsul ke obgyn karena aq pikir percuma konsul selama antibody ku belum turun. tgl 27 juli aq konsul ke dr. indra PLI 3x lagi suami dan aq dikasih obat.Betul kata mba resti jangan pernah putus asa. maju terus.tq mba..

    Comment by nining — August 2, 2009 @ 2:28 am

  9. Mba..tahun 2006 saya juga melakukan tes yang sama dengan Mba..ama dokter Indra juga.Pertama kali ketemu di YPK,selanjutnya saya ke Klinik Sayyidah,Pondok Kelapa.Karena dekat dgn rumah.Hasilnya ya sama IgE=99.9 IU/mL (Positif). Solusinya ya ikutin prosedur Pasangan Ingin Anak dari FRT,PLI dll.Tapi saat ini biaya menjadi persoalan..mahal banget..dan setelah tanya sana sini..plus tanya tante saya yg jd perawat di Belanda,metode ini juga ga 50:50. Akhirnya saya menunda dulu..kemudian atas saran adik,saya menemui seorang dokter kandungan.Oleh beliau saya cuma diminta, tidak makan makanan yg jahat seperti fast food,telur ayam negeri,daging ayam negeri,makanan dari RM Padang,plus banyak doa..saya dikasi waktu 3 bulan..(waktu itu awal Mei 2006,kalau 3 bulan berarti deadline awal Agustus)..saya hanya pasrah,ga mengharap..dalam hati bilang..kalau Tuhan menghendaki ya terjadilah..dan 24 Juli 2006 bangun pagi iseng aja..mikir masih punya byk test pack dan udh telat 3 hari..tes lah saya..pake tes pack harga 4500 aja dulu..hasilnya…muncul 2 garis..rasanya ga percaya..ganti pake tes pack harga 18rb..sama muncul 2 garis,penasaran akhirnya dipakelah tes pack harga 40rb..muncul tanda plus.Saya menunggu 2 hr kemudian ke dokter membawa tes pack saya itu..dan sang dokter kandungan bilang..nah ini pinter..tokcer..Saat ini hasil tes 24 Juli 2006 itu udh berusia 2th 4bln.Demikian mba..semoga tetap semangat ya buat kalian…mudah2an pengalaman saya bermanfaat.

    Comment by Monik — August 7, 2009 @ 2:35 pm

  10. Ralat kata2 baris ke 6 : Bukan saat ini tetapi saat itu…:)

    Comment by Monik — August 7, 2009 @ 2:38 pm

  11. Saya masih blum ke dr.Indra lagi neh.Kemaren dia yang cuti,sekarang sy yg cuti mudik nyekar…khan mau Ramadhan….
    Makasih monik,,,,selamat yach udah berhasil usahanya…emang saya sampai sekarang masih blum pasrah…masih penasaran….Nanti kali kalo duit di kantong sdh bener2 kering baru deh nyerah…he he hehe…

    Comment by resti — August 12, 2009 @ 8:03 am

  12. 2 hari lagi genap 8 bulan saya menikah. kata orang sih masih penganten baru, tapi saya udah blingsatan pengen punya anak secara temen2 saya 2 bulan menikah pun tokcer. 4 bulan menikah saya periksa ke dokter kandungan buat ngecek alat reproduksi. alhamdulillah ga ada kista, rahim bagus pokoke ga ada masalah. lalu saya dikasih profertil 5 biji dan vitamin. 2 bulan kemudian haid saya telat 1 minggu, harap2 cemas donk. berhubung dokternya praktek sabtu minggu aja jadi saya nunggu 5 hari tanpa test pack karena menurut suami saya biar jadi kejutan. selama sebelum ke dokter itu saya mual2, perut juga kram seharian. tapi pas di USG ternyata di rahim saya ga ada apapun, tapi dokter bilang rahim saya sudah membesar. kata dokter karena haid saya aja yang telat karena gangguan hormon. ternyata besoknya say haid. kecewa banget, tau gitu di test pack aja dulu ya :( . sebulan lalu kita ke dokter indra di klinik sayyidah. rencana sih cuma mau ngecek sperma suami aja, tapi kita baru ngeh soal antibodi ini. setelah dicek ketahuanlah kalo antibodi saya tinggi yaitu 16384 dan harus PLI 3x. sempet ditest FRT dan non FRT dan hasilnya saya cuma boleh makan daging sapi, kambing, ikan air tawar. minuman pun cuma boleh air putih aja. Goodbye coffee, tea, milk and chocolate! waaaa….hiks..hiks…5 hari lagi kalo hasil test darah suami saya ga ada masalah saya mau langsung PLI. namanya juga usaha ya, mudah2an Allah yang maha menciptakan, akan segera memberi kami amanah itu. amiin ya Allah…

    ***aamiin…semoga Sang Pemilik Hidup merestui setiap ikhtiar…dan memberi hasil seperti yang kita harapkan!
    tetap semangat yaa…!! trims dah mampir ke blog ini…***

    Comment by tresna — August 18, 2009 @ 6:45 am

  13. sudah ada alternatif tes dan terapi alergi dengan metode biofisika
    yang tidak sakit, tidak disuntik, bebas efek samping, tidak pakai obat / bahan kimia, bisa untuk semua umur dari bayi sampai manula, tidak memerlukan periode bebas alergi dan bebas obat anti alergi. informasi detilnya di http://www.bio-e.net

    bagi kalangan medis, bisa ikut pelatihan cara tes alergi metode biofisika yang kelebihannya sama seperti diatas, bisa memeriksa alergen apapun termasuk obat yang akan diresepkan ke pasien, sehingga mencegah terjadinya tuduhan ‘malpraktek’ mengurangi resiko terjadinya alergi obat pada pasien anda.

    bagi mereka yang menderita alergi, dan sudah mencoba terapi tetapi belum mendapat manfaat, silahkan mencoba metode ini. dibandingkan dengan terapi konvensional yang ada, metode ini jauh lebih cepat dan lebih ekonomis. saya sekeluarga sudah mendapat manfaat dari metode ini.

    semoga informasi ini bermanfaat.

    PS. apakah anda mau mencoba tes dan terapi alergi sperma dengan metode ini ?

    Comment by Dr Ali Senjaya — September 1, 2009 @ 2:51 am

  14. ikut sharing ya … sya & istri ikut program penelitian di klinik sayyidah dr.indra mansur … istri sya tinggi banget nilai antibodi anti sperma 65.536 tp qt tetap optimis tuk dapetin keturunan … dah PLI yg ke-1 minggu depan test ASA … smoga usaha & doa qta smua membuahkan hasil …amin …

    Comment by arief — September 17, 2009 @ 12:01 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M